Derawan




Sudah lama berniat mau trip ke Derawan - Kalimantan Timur, dan pas akhirnya ada barengannya Tia teman kantor saya dan ternyata teman Tia - Vika juga mau ikutan jadilah kami bertiga.
Kami jelas akan menggunakan travel org karena gak mungkin cuma bertiga aja, membandingkan beberapa travel sesuai dengan harga, itinerary, dan rekomendasi teman. akhirnya kita memilih WisataKita. Di lihat schedulenya pas ada tanggal 02-05 November 2013 untuk Trip ke Derawan, memang tanggal tersebut pas long wiken kami mikir pasti rame banget karena high session tapi yasudahlah.

Urusan travel beres, sekarang transportasi meelewati jalur apa? banyak teman yang menyarankan lebih baik melewati jalur Berau atau jalur darat yang lebih banyak ketimbang jalur laut walaupun nantinya menuju ke Derawan juga akan melalui jalur laut. Tapi dari pihak travel itinnya adalah melalui Tarakan menyebrang 3jam ke Derawan, saya pikir menyebrang 3jam hampir sama seperti dari Muara Angke ke P.Seribu jadi deal kami melalui Tarakan.

Next adalah hunting tiket pesawat pilihan adalah Jakarta – Tarakan, atau ada yang pake transit dulu ke Balikpapan kemudian lanjut ke Tarakan. Pilihan kami adalah naik Lion Pulang pergi walaupun berangkatnya jam 5pagi wiiih. Selesai masalah tiket dan DP.
Entahnya kalo urusan travelling yang sudah diatur travel org, saya jadi males cari tahu lagi lebih detail, ditambah urusan kantor jelang cuti tuh hectic banget jadi gak sempat browsing2 *alesaaan

Sabtu, O2 November 2013
Saya dan Vika menginap di rumah Tia, kami akan berangkat bareng ke Bandara sudah booking taksi untuk di jemput jam 3pagi. Jalanan kosong sampai bandara Soeta makan waktu 1jam aja, agak antri pas checkin, masuk gate dan langsung masuk pesawat. Baru sekali ngalamin gak sempat duduk nunggu di Gate hehehe..
Perjalanan memakan waktu 3jam dan dihabiskan dengan tiduuur. Kami berpikir sepertinya satu pesawat ini tujuannya adalah ke Derawan dan jelas mungkin pasti ada yang satu travel dengan kami.
Mendarat di Juwata International Airport Tarakan,,kami sudah dijemput dari pihak WisataKita menuju pelabuhan, masih ada waktu hampir 3 jam untuk nyebrang karena ternyata kami harus menunggu rombongan selanjutnya dari penerbangan berbeda.

Oh iya total peserta ada 46orang beuuuh banyaak yaa.. tapi pas saya liat guidenya ada 3 agak aman pasti terbagi 3 kelompok. Kami bertiga gabung dan ditambah 12 orang lainnya ikut bersama rombongan Mas Ridwan, dari tempat kami menunggu kami naik bus khusus pelabuhan sampai tempat parkiran kapal.

Kapal yang digunakan adalah speedboat bermuatan 16orang akhirnya meluluh lantahlah bayangan kapal penyebrangan Muara Angke.. kapal disini lebih cepat. Berangkat saya memilih duduk depan menghadap laut, bukan yang tempat duduk miring.. membayangkan waktu penyebrangan 3 jam saya memilih untuk minum antimo..beberapa menit masih menikmati perjalanan selebihnya kebawa pengaruh obat.. tiduuuur…
Terasa banget siiih gonjangan kapal kalo kena ombak.. anjrut-anjrutan… tapi mata mah tetep merem.
Setelah kurang lebih melintasi lautan akhirnya sampai juga di Pulau Derawan,, satu hal yang tertahankan adalah buang air kecil… akhirnya saya numpang ke toilet kamar cowok yang menginap di Derawan Fisheris.

Kami bertiga memang gak upgrade jadi kami menginap home stay di rumah penduduk, rumahnya bersih dan keluarganya sangat ramah, setiap pagi dan sore sang ibu menyediakan teh hangat dan cemilan makanan-makanan. *terimakasih ibu

Setelah menaruh tas dan bawaan lainnya serta istirahat sebentar, kami jalan2 sore menuju ke Derawan Dive Resort sekalian hunting sunset, foto2, dll.
Setelah makan malam kami rombongan jalan menyusuri tepi pantai niatnya mau mencari dan melihat penyu bertelur, tapi menurut saya kurang malam deh! penyu bertelur bukannya tengah malam yaa..

Menyusuri pinggir pantai dengan pemandangan full bintang,, ahh baguss.. mengelilingi pantai tersebut hampir sama dengan mengelilingi Pulau Derawan.
Ukuran Pulau Derawan memang tidak terlalu luas hanya 44,6 Hektar, keliling pulau itu memakan waktu 1jam.

Minggu, 03 November 2013
Saatnya berkeliling Pulau, kami kembali naik speedboat yang sama saat berangkat. Karena pada saat berangkat saya duduk di depan saya gak apal siapa aja rombongan kapal bareng saya.

Mari saya kenalkan; Pas masuk kapal ada cowok yang sudah duduk santai di dalam kenalan namanya Chris, sepertinya toilet yang saya tumpangi kemarin adalah kamarnya, orang cukup akrab, banyak ngobrol dan maniak renang, Cuma dia yang snorkeling pake kacamata renang dan tanpa fin.

Lalu ada Ivone dengan gaya adalan yang selalu menggunakan topi dan pas cuaca panas malah pake raincoat agak ekstream juga hehe.. temannya Ivone - Ineu yang sama sekali gak main air.. gokil lu udah jauh2 sampai Derawan dan gak snorkeling aah sayang aja menurut saya.
Ada pasangan pengantin baru Bunga-Decky, terakhir gank cowok-cowok berenam sungguh saya gak tahu namanya, dari semua cuma kenal satu orang leadernya namanya Rendy.
Tia - Vika - Putri - Dezz JUMP!!
Tujuan awal kami adalah ke Pulau Nabucco, di Pulau ini terdapat resort bagus yang pastinya (kembali) dimiliki oleh warga Negara Asing yaitu warga Jerman, dan diberlakukan mata uang euro (hmmm mahaal) kami hanya berkeliling pulau/resort, foto-foto, kemudian beranjak kembali ke kapal menuju Pulau Kakaban, kami sempat untuk makan siang terlebih dahulu.
fyi saya suka packaging tempat makan makan kami, yang tanpa streoform atau kardus tapi menggunakan tempat makan plastic yaa sejenis tupperware besar yang isinya memuat nasi, sayur, lauk, minum. Jika sudah selesai tempat makan tersebut dikembalikan dan kotorannya bisa dimasukkan ke dalamnya.. bersiiih.

Pulau Kakaban
luasnya lebih besar dibandingkan P.Derawan disini terdapat danau air payau yang di dalamnya terdapat stingless jellyfish atau ubur-ubur yang tidak menyengat dan sangat cantik. Infonya adalah ada 4 spesies ubur-ubur yang berada disana, yang saya ingat ada yang berwarna coklat, agak kemerahan, dan transparan dengan ukuran lebih besar. Semua peserta berkesempatan untuk snorkeling dan foto dengan si ubur-ubur menarik ini.

Pulau Maratua
dibandingkan pulau yang lain P. Maratua luasnya jauuuh lebih besar dan di Pulau ini terdapat banyak dive site, agak kecewa karena kami tidak sempat mampir dan turun ke Pulaunya kami hanya snorkeling dan entah kenapa spot snorkeling yang dipilih kurang menarik karangnya kosong.

Mungkin untuk melihat yang jauuh lebih menarik harus masuk lebih dalam kebawah laut, cari spot lain artinya adalah musti diving.

Jelang sore kami kembali ke Penginapan, bersih-bersih, mandi dan makan malam bersama, setelah sesi makan malam masih di ruang makan saya dan beberapa peserta dan guide trip sharing tukar cerita sudah pernah berkunjung kemana, dan akan berkunjung kemana lagi, dan cerita pengalaman apa saja yang terjadi pas sedang traveling tersebut.

Senin, 04 November 2013
Sebelum berangkat berkeliling pulau ada acara naik banana boat terlebih dahulu berkeliling P. Derawan dan di dermaga di depan penginapan Derawan Fisheris terdapat beberapa penyu besar lho, jika beruntung bisa berenang bersama penyu tersebut.

Pulau Gusung
disebut juga Pulau Pasir Putih. Pulau tanpa penduduk, sama seperti P.Gosong  di Karimun Jawa,, oh iya  jika air pasang sang pulau ini akan tertutup air.
Aktivitas di Pulau ini hanyalah foto-foto

Pulau Sangalaki
Adalah pusat konservasi penyu, di tempat ini juga menyediakan tempat penginapan. kapal tidak berhenti di dermaga tapi ditengah-tengah karena air sedang surut jadilah kami menuju Pulau dengan jalan yg agak jauh didukung pula dengan cuaca yang puanaaaass.
Setelah melihat penyu dan melihat sekeliling pulau, kami kembali ke kapal serta meninggalkan pulau, kembali menemukan spot snorkeling untuk kali ini Yess underwaternya bagus, soft dan hard coralnya cantik, ikan warna-warni, hanya ini spot snorkeling yang paling oke dibanding  sebelumnya.

Kami sempat hunting Manta di beberapa titik yang biasanya manta menampakan tubuhnya, tapi nyatanya kami kurang beruntung Manta tidak ada.

Pulau Samama
Di Pulau ini adalah tempat pengembangan tanaman mangrove, saya hanya ke kamar mandi untuk buang air kecil. Sepertinya saya kembali tidak bisa menikmati buang air kecil di laut saat berenang,, gak mau keluar hehehe,,, padahal dulu gampang banget pipis sembarangan *uppss

Malam terakhir di Derawan, kami makan malam di tempat Dive Resort dikira akan ada barbeque’an nyatanya gak ada hehehe…

Selasa, 05 November 2013
Saatnya meninggalkan Derawan, kembali kami akan menuju ke Tarakan dengan speedboat kurang lebih 3jam dan akan merasakan gonjangan ombak. Kali ini saya duduk miring dan tetap sangat butuh antimo hohoho..
Sampai Pelabuhan Tarakan kami langsung menuju RM guna makan siang,, pas lapaaar
Setelahnya hunting oleh-oleh, saya cuma beli kerupuk ikan khas Tarakan, karena sisanya adalah snack-snack Malaysia gitu.

Kami team Lion baru penerbangan jam 19, jam 14 sudah ada di Bandara masiih ada 3jam hayoo manfaatkan waktu berkunjung kemana gitu 
Jadilah ngadem sebentar di Bais dan makan kepiting di Kenari.

Liburan telah usai dan kembali ke Reality.
Terima Kasih untuk WisataKita dan teman-teman baru yang menyenangkan

Indonesia memang mempunyai keindahan alam yang sangat luar biasa, semoga kita bisa menjaganya agar tetap bersih dan alami. satu hal yang agak miris siih adalah banyaknya Pulau-pulau keren yang akhirnya dikuasai serta dimiliki pihak asing.

Noted:
1.    Bawa tas yang sesuai kalo bisa backpack jangan koper
2.       Bawa pakaian yang nyaman, paling juara tuh Tshirt dan celana pendek, sandal jepit
3.       Bawa uang cash secukupnya
4.       Sunblock wajib bawa panasnya juara
5.       Sunglasses juga dibawa dan dipake (saya lupa pake pas hari ketiga)
6.       Bawa topi
7.       Banyaak minum
8.       Kalo ada budget lebih, saya sarankan untuk menginap di dive resort pengalaman euy tidur di kasur per yang keras dan bantal keras itu terasa banget dipunggung dan leher kakunya :) (khusus yg homestay dan derawan fisheris)
9.       Hunting tiket pesawat dari jauh hari kali aja dapat harga promo
10.   Nikmati segala pengalaman dan pemandangan yang ada disana
Budget:
Tiket Pesawat Lion Jakarta-Tarakan PP Rp 1.600.000
Paket Derawan Rp 1.950.000
AirPort Tax Soeta Rp 40.000
Airport Tax Tarakan Rp 40.000

Trip Surabaya




Ihiiiy kembali saya travelling sendirian hohoho…. Kali ini pilihannya adalah ke Surabaya Jawa Timur yang notabene saya belum pernah kunjungi.OK!
Hunting  tiket baru satu bulan sebelum berangkat karena awalnya sempat meragu pergi atau nggak yaa…Cuma sayang neeh kalo block leave gak dipake kemana-mana lagiii.
Akhirnya terputuskan akan mengunjungi Surabaya tanggal 28-30 Oktober 2013 3D2N
Seperti biasa untuk solo traveling kali ini saya buat itin sendiri, mencari tau lah bagaimana kondisi tempat yang mau saya kunjungi, terutama saya berniat mau ke Mojokerto jadi sempat nanya-nanya ke seorang blogger informasi naik angkot kesana dari Surabaya.

Senin. 28 Oktober 2013
Untuk keberangkatan saya naik Sriwijaya penerbangan jam 10.20, karena saya berangkat hari senin dan ngeri tol dalam kota menuju bandara akan maceeeet jadilah berangkat jam 5pagi sampai bandara jam setengah 7 hmmm kepagiaaaan…. Jadilah ngeteh dan ngedonut dulu di bandara.

Mendarat di Surabaya jam 1 siang, langsung menuju hotel istirahat.. I dunno ngerasa kok jetlag yaaa hahahaa
Saya menginap di Hotel Amaris, untuk solo trip saya ngerasa harus menginap di tempat yang nyaman dan strategis, memang sedikit mengeluarkan budget yang lebih tapi kalo kamu merasa nyaman dan enak saya rasa cukup wajarlah.
Sorenya saya siap untuk menjelah kota Surabaya, tujuan awal adalah makan Rawon Setan di seberang Hotel JW Marriot yang dari hotel saya hanya jalan sedikit dan nyebrang.
Saya pesan rawon dengan nasi dicampur plus ditambah telur bebek, perkedel jagung dan pastinya kerupuk. Minum teh hangat total Rp 35.000. rasa rawonnya standarlah ya, daginya Cuma 4 potong sedang, sambelnya berasa yang suka pedas pas banget pedesnya iyalaaah namanya Rawon Setan.

Lanjut setelah pedas2an saya berkunjung ke Zangrandi Ice Cream, ini merupakan toko es krim yang sudah berdiri lama mungkin kalo di Jakarta hampir mirip dengan es krim Ragusa ya. Tapi Zangrandi menunya lebih variatif dan tempatnya lebih luas, rapih dan lebih bagus, sayangnya sih kalo bawa kendaraan pribadi kesini agak susah parkirnya.

Selanjutnya saya menyempatkan untuk mencari Almond Cheese dibilangnya ini adalah salah satu oleh-oleh khas Surabaya, saya yang sudah pernah menyoba pun ketagihan dengan rasanya. Enak iya jelas,, bagaimana gak almond dan cheese hehehe…

Lanjut makan lagi kali ini ke Bebek Tugu Pahlawan, bebek ini hanya buka pada malam hari karena lokasinya ada di pelataran depan kantor, lumayan rame banyak yang makan, rasa bebeknya enak dan sekali yang suka pedas,, sambalnya hits bangeeeet J

Selesai dari makan bebek saya kembali ke Hotel, sebenarnya di Surabaya masih banyak penjual bebek-bebek lainnya mungkin kunjungan lainnya saya akan hunting para bebek-bebek itu.

Selasa, 29 Oktober 2013
Secara menginap di hotel urusan breakfast gak usah repotlah,, sudah disediakan. Ternyata hotel saya ini tempatnya sedang digunakan untuk training atau perkumpulan yang membahas dengan tag ‘Peace Indonesia.. entahlah saya gak terlalu mencari tahu apasih itu.
Yang pasti banyak bule pesertanya,, saat sarapan saya sharing table, dengan salah satu bule kah??
Oooh tentu saja… bukaaan.. hehehe tapi dengan seorang cewe dari Bali namanya Ika, dia sedang dinas kantor ke Surabaya untuk mencek cabang. Ngobrol dan cerita singkat, tukeran no tlp dan kami janjian mau keluar tengah malam nanti nyobain bubur yang ada di sekitar hotel.

Pagi itu saya akan ke Mojokerto, tujuannya adalah Trowulan dari Hotel saya naik taksi ke Terminal  Surabaya itu angkot agak jarang, kalo pun ada rutenya muter-muter dan harus nyambung berkali-kali, jadi transport yang praktis tidak lain adalah taksi (bangkruuuuut saya L).
Memilih taksi pun saya selalu menggunakan Blue Bird karena mungkin sudah terbiasa pilihan di Jakarta ya dan argo taksinya walaupun tarifnya misalnya kurang dari 10ribu mereka akan terima ada taksi lain yang memaksimalkan tariff harus 15rb.

Dari terminal saya naik bus Surabaya-Jogya saya pesan ke kondektur dan supir untuk saya diberhentikan di Trowulan, oh iya kebetulan saya duduk di belakang supir. Tariff busnya Rp 7.000 perjalanan hampir 2jam. Bus luar kota tujuan ke Solo, Jogya, dari Surabaya akan melewati Trowulan.
Sampai juga saya di Mojokerto, Trowulan. Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Mahavihara Mojopahit disini ada Patung Budha Tidur, dan Patung Budha di Indonesia ini adalah terbesar ke3 setelah di Thailand dan Nepal. Di depan pintu masuk vihara ada patung budha dengan posisi tangan yang berbeda-beda, selain itu disana ada miniature Candi Borobudur. kepenasaran saya liat si Patung Budha Tidur dan beneran ada yaudaaah hehehe… btw disekitar vihara tersebut dikelilingi oleh mesjid dan warga sekitarnya pun adalah muslim.


Setelahnya saya ke Candi Brahu dan Gapura Wringin Lawang, sebenarnya masih ada tempat cagar budaya atau candi-candi yang lain tapi saya memang tidak mau belama-lama di Trowulan.
Untuk mengunjungi tempat-tempat itu saya ditemani oleh pak Sukriman (semoga saya gak salah ya) naik becak mesinnya… liat dooonk mesin becaknya hehehe.. awalnya saya piker becak motor tapi kok gak pake starter.. ternyata oooh…

Saya berniat mencari makanan khas di Trowulan tapi entah gak napsu serius,,, yang ada mau kembali ke Surabaya aja karena saya punya tujuan untuk tempat makan yaitu Depot Bu Rudy yang khas dengan sambal udang Bu Rudynya itu. Pas saya sampai dan makan disana Ibu Rudynya ada mau foto bareng sebenarnya tapi ibu’nya tampak sibuk bolak-balik jadi gak jadi.
Dari Bu Depot Bu Rudy saya kembali ke Hotel badan berasa lengkeet euy terasa banget debu, panasnya.. walaupun secara signifikan Surabaya panas, dan disaat di Jakarta infonya hujan angin besar, disini gak ada tanda-tanda mendung hujan.

Malam terakhir di Surabaya saya janjian ketemu sama Ochank. Ochank teman saya di 1001 buku yang semenjak beberapa tahun belakangan tinggal di Surabaya karena kerja disini.
Ochank janji mau jemput ke Hotel saya menginap bareng sang pacar Dessy, jam 20.30 Ochank akhirnya jemput juga ke Hotel kami makan di Mie Pecun.. warung ini sih seperti warung Indomie, roti bakar gitu kali yaa tapi pilihan menunya ada banyak ada pecel, bubur, dll
Di tempat ini ada kadar kepedasan makanan yang dipilih. Saya jelas memilih tidak pedasss
Oh iya Selama saya 2 hari di Surabaya pencernaan lancaaar sangaat,, secara saya gak suka pedas huaaaah.. perutnya kaget.

Dan seperti janji pas breakfast saya dengan mbak Ika yang dari Bali janjian untuk keluar tengah malam makan bubur, jadi di Jl. Kedungdoro samping hotel kabarnya ada tukang bubur yang enak dan selalu rame pembelinya. Jadilah daripada kami penasaran jam 1pagi kami jalan menuju ke tempat itu,, sepanjang  jalan tempat tukang bubur jualan ternyata kalo malam banyaak tenda-tenda penjual makanan, kebanyakan sih makanan seafood, bebek, pecel.
Jalan gak sampai 10 menit ke tukang bubur namanya Bubur Ayam Bang Dudung, ada beberapa pembeli dan pas saya coba rasa buburnya biasa aja yaa masih jauh lebih enak bubur Cikini J tapi untuk makanan pagi buta seporsi cukup mengenyangkan.

Rabu. 30 Oktober 2013
Hari terakhir neeh jadwal saya akan keliling kota Surabaya menggunakan bus khusus dari House of Sampoerna (HOS),, dari hasil saya browsing saya menemukan info ini bahwa HOS menyediakan bus khusus untuk pengunjung yang mau keliling Surabaya dan lebih ke wisata sejarah. Setiap hari ada 3 rute perjalanan.. dan seperti biasa museum hari senin akan libur, jauh hari saya sudah booking untuk ikut 2 rute.
infonya disini Surabaya Heritage Track

Menuju ke HOS saya naik taksi dari hotel yang agak nyebelin taksinya gak tau lokasi tempatnya waduuuh piye,, udah saya kasih tau alamatnya tetep gak tau,, jadilah GPS saya bekerja.
Setahu saya House of Sampoerna tempat yang lumayan terkenal si Bapak supir kok gak tau yaa.. oh mungkin supir baru bukan orang Surabaya..Iyess

Rute pertama start jam 9 pagi, penumpang bus tersebut maksimal 20 orang dan ada pemandu yang menjelaskan sejarah Surabaya yang berkaitan dengan bangunan yang kami lewati.
Pagi itu saya bareng bersama rombongan murid-murid SMP sekelas aja dan gurunya total 15 org’an, 1 orang wisatawan dari Malaysia, 2 orang mbak2 dari Jogya, dan saya sendirian.penumpangnya adakan diberikan map rute dan Id Card
Kami sempat berhenti dan mengelilingi Tugu Pahlawan dan PTN XI yang bergerak di bidang tebu.

Waktu berkelilingnya hanya 1jam dan untuk rute ke 2 baru mulai nanti jam 13. Hmm 3 jam saya mau kemana ini? Tenang,, saya akan keliling Museum Sampoerna.. eh tahu kan apa itu Sampoerna yup nama brand Rokok. Di museumnya dijelaskan nama2 petinggi Sampoerna dari yang lama hingga sekarang, dan bentuk produk rokok dari awal hingga sekarang, jika kita naik ke lantai 2 Museum pada ujung ada dinding kaca, dan kalian bisa melihat para pekerja yang rata-rata perempuan membuat rokok, dari memasukkan tembakau, memotong, mengepak, dan semua dilakukan dengan tangan dan super cepat,, mereka gerakannya kayak robot euy.
Oh iya aroma tembakau sangat kuat di tempat ini, jadi diharapkan sih jangan terlalu lama2 kalo gak suka rokok dan berasa jadi perokok pasif.
Disamping museum ada café, jadi bisa makan siang ditempat itu.

Rute Kedua ini start jam 13, rombongan saya beda lagi gak ada tuh anak sekolahnya hehehe… kali ini barengan sama seorang Ibu dan entah kenapa dan saya lupa awalnya ngobrolin apa,  akhirnya ibu tersebut cerita soal anaknya yang dulu pernah sakit Leukimia sampai berobat di Singapore, dan dia musti stay berapa tahun disana hingga akhirnya sembuh dan kembali ke Indonesia. Dan karena hal tersebut ibu tersebut jadi aktif di Yayasan Kanker Anak Surabaya, kami sempat bertukar kartu nama dan selama perjalanan saya duduk bareng ibu tersebut.
Tujuan kedua ini kami sempat mampir ke Klenteng tertua di Surabaya, Museum Bank Pertama di Surabaya, lalu melawati perkampungan Cina, dan kampung Muslim di sekitar Mesjid Sunan Ampel.

Siang itu ada demo buruh di sekitar Kantor Walikota akibatnya ada beberapa jalan yang ditutup dan dialihkan, efeknya maceeet… hmmm gawat neeeh selesai rute kedua tersebut jam 14.30 penerbangan saya sore jam 17.10 untuk pulang saya dapat tiket promonya AirAsia.
Sebelum ke bandara saya harus melipir ke hotel dulu untuk ambil barang yang dititipkan,, dan untungnya si demo sudah dibubarkan Alhamdulilah jalanan lancar, sampai bandara masih banyak waktu dan gak terburu-buru..
Surabaya menyenangkan.. dan next solo traveling kemana yaa?? :)


Kelas Inspirasi Bekasi


Finally..
seluruh rangkaian Kelas Inspirasi Bekasi berhasil kami selesaikan, rasanya jelas puas, takjub, baiklah akan saya ceritakan apa itu Kelas Inspirasi dan mengapa saya akhirnya bisa bergabung untuk ikutan bantu di Kelas Inspirasi Bekasi.

mengetahui Kelas Inspirasi awalnya dulu pernah dikirimkan email blast soal ajakan turun tangan untuk mengajar tentang profesi kamu di Sekolah-Sekolah Dasar, menarik karena ini bagian dari Indonesia Mengajar untuk para profesional, saya mikirnya hmm.. pekerjaan HR seperti saya apa yang bisa di share untuk anak SD ya hehehe...
dan seorang teman trip Endah berhasil ikutan KI 2 dan dia selalu semangat cerita pengalaman mengenai KI, dari semua teman trip hanya Titi yang akhirnya terpengaruh untuk ikutan KI Depok. saya masih belum ada keinginan atau banyangan kalau harus ikutan mengajar KI, cuma terpikir ada cara lain tidak untuk ikut serta membantu... and your wish is true,, pas ada pembukaan pendaftaran untuk kepanitiaan Kelas Inspirasi Bekasi. yang semangat jelas ini wilayah saya, dari TK hingga saat ini saya tinggal di Bekasi, sampai SMU saya juga sekolah di Bekasi.

lumayan surprise ketika dapat email dari KI Bekasi dan diajak untuk meeting awal, kami janjian meeting di Bekasi Cyber Park saat itu saya berkenalan dengan Gisca, Amie, Dhila, Fitria, dan Mbak Endah. pertemuan awal yang menyenangkan dan saya yakin team kecil ini pasti akan bisa membuat inspirasi besar di Bekasi.

meeting kedua kami lanjutkan di Mcd Sarinah bertambah team kami dengan hadirnya mahluk laki-laki Bayu dan Mas Dwi :))
saya pun memilih posisi sebagai rekruitmen menyeleksi pendaftar relawan yang akan mengajar saya dibantu bersama Iin (teman trip yg akhirnya ikutan nyemplung juga) dan Renny, satu kesamaan kita bertiga adalah sama-sama bekerja di Bank walaupun posisi pekerjaannya beda-beda.

tugas rekruitment adalah jelas menyeleksi dan membaca essai dari para pendaftar KIBKS, banyak yang bikin saya terharu, menemukan banyak profesi seru, dibeberapa minggu awal pendaftaran dibuka yang daftar masih slow..berpikir ini kapan nambahnya hehehe,,, karena kami punya target SD yang akan kami tuju adalah sekitar 20-25 SD di kota Bekasi.

Panitia bisa merekomendasikan SD yang dituju untuk penyelenggaraan KIBKS, saya merekomedasikan SD saya dulu SDN Harapan Baru 2 dan prosesnya sungguh kilat ketemu Kepala Sekolahnya ngobrol sebentar OK, langsung tandatangan di surat pernyataan. saya merekomendasikan SD lain disekitar komplek SD saya.

Pelaksanaan KIBKS ditengah jalan berubah disaat yang sama akan dilaksanakan KI Tangerang dan KI Bogor dengan pelaksanaan Hari Inspirasi yang berbeda-beda, tetapi akhirnya disatukan bahwa Hari Inspirasi akan dilaksanakan serentak bersamaan di 3 kota yaitu 11 September 2013.

perubahan Hari Inspirasi berdampak ke pendaftaran relawan yang akan turun tangan mengajar, ada banyak relawan yang mendaftar double di 2kota. setiap hari tuh selalu intip-intip update jumlah relawan sudah berapa banyak. team rekruitment tidak pernah meeting fokus ber3, saya yang upload data seminggu sekali. saya menilai duluan setelahnya dishare ke team untuk dinilai masing-masing.

promo untuk informasi tentang KIBKS dan info mengenai pendaftaran relawan kami lakukan di sosmed, email blast ke berbagai pihak, dan promo radio juga ke BeeFM, promo udah,, kami juga mulai ribet dengan pemilihan tempat Briefing untuk para relawan terpilih. Islamic Center Bekasi jelas itu gak mungkin tempatnya full schedule untuk event di weekend, tempat lain harus mengeluarkan dana sewa dan jelas kami gak sanggup :).

dapat tempat di Pendopo Walikota Bekasi sayangnya tempatnya outdoor, dan ada lagi tempat di Balai Patriot masih di komplek Walikota Bekasi juga, tapi pas hari H untuk briefing di jam yang sama tempatnya sudah di tag event lain. team kami Amie penguasa Bekasi siap bergerak untuk proses melobi dan akhirnya dapat Balai Patriot untuk acara Briefing KIBKS.

menjelang penutupan pendaftaran relawan saya lumayan deg-degan sampai gak yaa target relawan untuk KIBKS, tapi lumayan beberapa hari menjelang penutupan signifikan jumlah yang mendaftar bertambah. alhamdullilah...
meeting pembahasan mengenai relawan terpilih, mapping relawan di SD-SD yang ditunjuk. menurut saya meeting yang cukup berkesan dan mengasyikan, semua bisa terlibat untuk vote pendaftar ini layak atau tidak untuk masuk sebagai relawan terpilih di KIBKS.

Briefing Relawan 31 Agustus 2013, serentak 3 kota melakukan briefing relawan. relawan-relawan terpilih baik untu pengajar dan fotografer serta videografer dikumpulkan jadi satu, dimulainya perkenalan karena relawan-relawan dikelompokkan berdasarkan kelompok, kelompok ini yang akan bekerja sama untuk menginspirasi di SD-SD yang dipilih. mereka harus survey lokasi SD, observasi, membuat manajemen waktu mengajar, dll

saya turut serta membantu survey kelompok 20 karena pada saat mereka survey di awal terjadi Miss Communication dengan pihak Sekolah jadi di saat survey terakhir saya turut membantu.
cerita ini masuk di blog ketua kelompok 20 :) Senda's Blog

Hari Refleksi 11 September 2013, dari jauh-jauh hari saya sudah mengajukan cuti untuk di hari ini :) dan sangat bersemangat untuk Hari Inspirasi ini bayangkan serentak di 3 kota pelaksanaan Kelas Inspirasi 600 karyawan cuti bersama di hari ini untuk turun tangan langsung menginspirasi kurang lebih 47 SD di BoTaBek. kereeeen.

saya bertugas di SDN Harapan Baru 1,2,4,6 ; ada 4 sekolah 2 SD Harapan baru 2 dan 4 ada pengajar yang public figure Timothy Marbun News Anchor KompasTV dan Ibu Jaleswari Pengamat Militer dan Pertahanan Keamanan LIPI, terkait juga ada wartawan dari KBR68 yang akan meliput kegiatan KIBKS terutama 2orang tersebut.

pelaksanaan KIBKS berjalan lancar dan kendala yang ada bisa dilalui, menjelang Hari Inspirasi paling deg-degan kalo ada info relawan yang tiba-tiba mengundurkan diri hehehe...
selesai Hari Inspirasi acara belum berakhir masih ada Hari Refleksi.

Hari Refleksi 14 September 2013, kali ini seluruh relawan dari 3 kota akan dikumpulkan menjadi satu di KIBoTaBek, Alhamdullilah kami mendapat tempat di Soehanna Hall Energy Building, tempatnya bagus banget.. saya pernah datang ke acara musik Endah N Resha, ada Glenn Fredly juga dan sangat takjub dengan tempatnya... buat hajatan resepsi sepertinya bisa hohoho....

seluruh relawan 3 kota di mix jadi satu. di refleksi apa kesan yang diperoleh setelah mengikuti Kelas Inspirasi, mengajar, bertemu anak-anak SD, dan pengalaman berharga lainnya. yang saya yakin setiap orang pasti akan punya kesan sendiri-sendiri.

buat saya jelas moment Kelas Inspirasi Bekasi gak akan terlupakan, saya dikelilingi orang-orang baik yang sangat super, punya semngat yang oke.. aaahhh gak bisa diucapkan :)


TERIMA KASIH

- Allah SWT yang selalu memberikan kemudahan serta kelancaran untuk kegiatan KIBKS, memberikan saya dan kami semua kesehatan dan semangat dari awal hingga akhir acara.

- Gisca Nuranisa, ibu Ketua, koordinatornya KIBKS dari awal ketemu sudah klik untuk ngobrol, diskusi banyak hal, dan ternyata satu naungan zodiak yang sama :)) sikap perhatian, detail, tegas, serius, suka menginggatkan berkali-kali dan akan saya jawab 'iyeee, jangan terlalu diingetin terus yang ada malah gw jadi dikejar2 hehehe' kalo ada kendala Gisca orang pertama yang gw cari :)

- Indah Triantika, teman trip saya secara langsug sudah tau deeh gimana iin yang sangat Jepang banget, niat awal tahu KIBKS dia mau mengajar mengenai profesi lainnya sebagai menerjemah komik Jepang, tapi akhirnya nyemplung di Rekruitment.

- Renny Junita, seorang RO dari sebuah Bank, cerita pas awal ketemu adalah dia pernah naik gunung dan cewek sendiri, saya liat penampilannya cewe banget, diantara yang lain dia yang lebih dandan hehehe... akhirnya masuk ke bagian rekruitment dan pas hari refleksi bantu di Registrasi.

- Fadhila Dhila, orang yang sering saya bonjengi di motor,,dan merasakan tiba-tiba motor oleng hehehe bareng sosialisasi mengenai KIBKS ke radio sampai malam, saya suka mengantar Dhila sampai di sebrang gank dan itu sering banget liat ada si 'mbak' yang lagi mngkal di pinggir jalan kami perhatiin dari tiba-tiba ada pelanggan yang nyamperin nego harga, dan si mbaknya pergi huaaaah transaksi sex dan itu pas di bulan Ramadhan astaga.

- Bayu Filladiaz, cowok tinggi berprofesi Arsitek, team desainnya KIBKS, dia punya profesi lain sebagai grafolog membaca sifat seseorang berdasarkan tulisan tangan. saya pun di baca tulisannya efeknya ada sedikit bagian yang bilang saya depresi oooowhh

- Amie Zahra, penguasa Bekasi..bikers juga, orang yang berhubungan langsung dengan 'pejabat-pejabat' Bekasi, minta izin tempat, jadi tempat curhat banyak orang yang didatengin, saya pernah pagi-pagi sebelum berangkat janjian ketemu di belokan Summarecon Bekasi cuma mau kasih proposal dan proposalnya salah :)

- Novilia Anggraini, tertipu di awal pertemuan yang jadi pendiam kemarinya berisik banget.. bagian dari team dokumentasi,, kalo konvoy pulang bareng-bareng naik motor dia selalu ketinggalan :)

- Dwi Ishak, semakin lama kayaknya mas Dwi sudah maklum dengan kelakuan cewek-cewek di teamnya atau malah ikutan menggila juga :) mas Dwi kami tugaskan jadi MC di Briefing Relawan

- Meylin Chissilia, teman yang aktif, rame, suka muncul dan menghilang #apeu

- Fitri Maylani, pernah bawain proposal banyak dari Depok ke Bekasi, melipir ketemu sebentar di MM

- Vitria Hutagalung, walaupun gak bisa join di group whatsapp tapi aktif di luar itu.

- Raras, ketemu saat briefing menjadi timer dan membantu mendampingi kel 20 juga.

- Tival dan Stella bagian dari team Dokumentasi walau hanya hadir dalam bentuk virtual tapi supportnya juaralah

- Dedengkot KI mas Dika yang selalu jadi provokator, Mbak Tita, Mas Denny yang banyak bantu di sosmed tempat tanya2 soal rekruitment, Mas Kiki, Ihsan IT yang selalu saya 'teror' soal data di web, Mbak Pipit MC untuk Briefing dan Refleksi, Mas Adhi Nugroho,.

- Oky Adrian, my good buddy yang saya jebloskan masuk keperangkap KIBKS semula hanya untuk mengisi acara cerita pengalamannya mengajar saat KI Makassar, selebihnya jd Fasil dan akhirnya banyak membantu untuk kelompok 20.

- M. Angga, terima kasih untuk spanduk dan x banner nya tiba-tiba saya todong buat mengajar di KIBKS malah membantu untuk urusan nyetak mencetak aja. thanks Chen2

- Dimas Arimurti and Team BeeFM terima kasih untuk supportnya, kasih slot siaran dll. Mbak Wiwik dari KBR68, Isyana dari DaaiTv terima kasih untuk liputannya.

- My Sis Indah, yang sudah gw suruh ke SD follow up ke kepsek :)

-teman-teman panitia dari Kelas Inspirasi Tangerang dan Bogor, pihak Indonesia Mengajar.

- para relawan pengajar, fotografer, fasil #KIBKS

- semua pihak yang sudah membantu dan support KIBKS,, yang gak bisa disebutin satu-satu

- and YOU..


Trip ke SOLO




Entah saya tiba-tiba terpikirkan untuk solo traveling yuuupp travelling sendirian… penasaran aja.. gimana rasanya, yakin siih sensasinya lebih hits, lebih menantang #hallaaah
Dan tujuan solo trip saya kali ini untuk pertama kalinya adalah kota SOLO
Gak ada maksud khusus kenapa musti ke Solo, tapi lagi-lagi saya penasaran dan kota Solo masih di ruang lingkup Jawa Tengah saya masih mengerti bahasa mereka (baca: iyaa saya hanya mengerti bahasa Jawa Pasif,,, orang jawa apaan hehehe) paling tidak karateristik orang Jawa saya masih paham lah.

Akhirnya saya pun memutuskan untuk solo Trip ke Solo dengan tanggal baik #tsaaah yaitu 29-30 Juni 2013 cukup semalam ajalah hahaha..

Sebelum berangkat saya sudah buat itinenary mau kemana aja, ngapain aja, booking hotel, dll.. *detail versi saya*Cukup bawa tas ringkes ajalah secara Cuma semalam aja kan.
Pas cerita pamit ke keluarga dan teman dekat mereka yang kaget!! Heh? ngapain siiih sendirian, awas nanti nyasar, dan diiringi petuah banyak dan lainnya.

Pulang-pergi saya naik Lion, berangkatnya CGK-SOC jam 11.30 sampai di Solo jam 12.45, menikmati setiap detik perjalanan yang tercipta, di pesawat saya bersebelahan bapak2 yang sepertinya sedang melakukan perjalanan dinas, standar nanya mau kemana? Ngapain? Oke cukup,, saya gak mau terdetect kalo pergi sendirian J *hmm bapaknya juga bisa liat kali des,, dari tadi lu gak ada barengannya hehehe*

Sampai Solo dengan selamat.. naik taksi tujuan awal adalah Museum Batik Danar Hadi, suasananya lumayan gak terlalu ramai,, rombongan yang masuk museum akhirnya hanya saya sendirian dipandu seorang Guide diajak berkeliling museum, gallery, hingga sampai ke pabrik tempat pembuatan batik, dan ada juga pembatik yang menggunakan lilin. Jadi selain ada pembuatan batik yang masih tradisional, di Danar Hadi juga membuat batik cap dan print juga.
Mampir ke gerainya itu sangat menahan untuk gak belanja,, secara yaa batiknya memang bagus dan gak heran harganya pun mahal.

Selesai dari Danar Hadi saya jajan dipinggir jalan di depannya itu ada tukang lumpia goreng,, harganya murah dan rasanya lumayan. Lanjut saya harus check-in ke Hotel Arini cukup naik becak, sengaja pesan hotel ditengah kota dan strategis agar kemana aja gampang.

Jelang sore cukup keluar dari hotel di Jl. Slamet Riyadi, yuup hari itu adalah pelaksanaan Solo Batik Carnival (SBC), saya akan melihat bagaimana pagelaran SBC ini, eventnya hampir sama seperti Jember Carnival dengan menutup jalan utama dan para peserta pawai akan berjalan memamerkan karya-karyanya.
Untuk SBC kali ini akan berjalan dari ujung Jl. Slamet Riyadi hingga Kantor Walikota lumayaaan yaa…
Sangat menarik.. hasil desain peserta yang menggabungkan batik dengan berbagai bentuk lainnya. Mereka berusaha membuat desain yang seru dan semakin heboh dan besar itu beneran mencuri perhatian banyak orang, walaupun lumayan berat memakainya.



Dan saya tidak hanya diam di depan hotel saya mengikuti rombongan carnaval, di depan saya pun ada beberapa ‘tukang foto’ yang mengikuti dan tanpa terasa itu sudah diujung jalan Slamet Riyadi beuuuuh pegal…


Malam ini itin saya adalah wisata kuliner kebetulan memang pas makan malam, dari kantor Walikota saya menuju Warung Tiga Tjeret, suasananya anak muda banget lagu yang diputer up to date,, makanan yang disediakan itu semacam nasi kucing, sate-sate ampela, ati, usus, gorengan, dengan harga yang terjangkau. Disini saya akhirnya sharing table dengan pasangan cewe-cowo hmmm entah yaa mereka pacaran gak yaa hahahaha,,, yang pasti keduanya main laptop dan bahas suatu tugas,, saya ngobrol beberapa nanya soal tempat seru di Solo,, nanyanya gak banyak2 takut ganggu, eeh tapi yang duduk duluan di meja itu saya hahahahaa….

Melipir sedikit dari Tiga Tjeret saya sampai di Omah Sinten, ini rumah makan terkenal banget banyak yang bilang kalo ke Solo jangan lupa mampir kesini. Hidangan yang disediakan lebih variatif dan lebih mahal, karena didukung pula dengan tempat yang menurut saya cozy banget walaupun nuansa Jawa kuat banget. Saya pesan Garam Asam yang penyajiannya diletakkan di potongan bamboo dan minumnya teh poci.. yummy.

Makan selesai,, melipir sedikit ke kanan dari Omah Sinten ternyata ada Pasar Malam Ngarsopuro. Pasar ini hanya ada malam hari karena pasar ini menutup area jalan utama, ada live music, ada jualan makanan, pakaian, pernak-pernik, dllll
Niat awal sih saya hanya liat-liat aja, tapi kalo ada barang lucu ya gapapalah untuk di beli.
Nyatanya banyaaak yang lucu *piye toh
Tetap harus mengendalikan napsu, jadilah saya beli batik kecil lucu untuk keponakan ditawar-tawar harganya dapat Rp 10.000 aja untuk baju setelan batik anak umur 1,5thn. Satu lagi saya beli tas batik anyaman sudah bersusah payah nawar dan barangnya tinggal satu dikasih harganya jadi Rp 100.000 aja.

Akhirnya cukuplah untuk penjelajahan malam ini,, jam 10 saya kembali ke Hotel dan baru terasa efek jalan banyaknya hahaha.

Hari kedua, 29 Juni 2013
Kemana yaa?hahahaha
Saya akan mengunjungi Keraton Solo. Saya berkeliling Keraton ditemani guide dan bersama rombongan keluarga dengan 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan… yaah nambah saya 1 berasa anaknya jadi 4 anak hahahahaaa…
Dijelasin silsilah Keraton Mangkunagaran dari awal hingga sekarang, berikut barang-barang berharga penginggalannya. Terakhirnya guidenya bilang kalo di Keraton itu sekarang ada Mas Paundra… #eaaaaa



Selanjutnya saya ke Keraton Surakarta Hadiningrat, FYI di Solo itu ada 2 Keraton.
Untuk Keraton Surakarta ini saya sendirian tidak ditemani guide dan pengunjung yang datang pun jauuuuh lebih banyaak dibanding sebelumnya.. walaupun jujur menurut saya Museum Keraton Surakarta Hadiningrat jauh lebih kotor.

Selesai keliling Keraton.. saya akan berkeliling Pasar Klewer “shopping time” and yesss saya kalap batik booo…. Muraaaah dan bagus2 hahahahahaha
Pastinya Pasar Klewer sedikir membuat dompet saya sedikit menipis ‘huffff

Dari Pasar Klewer saya ke Serabi Notosuman, ini serabi enak bangeeeet dan pas nyampe stocknya tinggal dikit dan musti nunggu setengah jam’an. Bawa-bawaan buah tangan cukuplah yaa lanjut saya menuju ke Paragon Mall Solo,, salah satu mall kondang di Solo.. ngadem siiih sebenernya karena sejujurnya Solo panas hehehe… oh iya alat transportasi di Solo saya banyak menggunakan kendaraan becak, dan kalo tempatnya dirasa gak terlalu jauh cukup jalan kaki aja. Di Solo ada track untuk becak, orang jalan, sepeda intinya khusus kendaraan yang tidak bermesin. Satu lagi alat yang membantu saya tiada lain adalah GPS JJ

Selesai dari Paragon saya menuju Bandara dan kembali ke Jakarta penerbangan sore.
Mengesankan solo trip kali ini, kamu bisa mengatur tempat yang mau kunjungi, kenal banyak orang baru, intinya siiih kalo mau solo trip prepare semuanyaaa dengan rinci, jadi pas kamu datang dan mengunjungi tempat tersebut gak kaget dan sudah mengantongi beberapa informasi tentang tempat yang akan dikunjungi.
Susahnya solo trip adalah foto diri sendiri bakalan jarang hehehe,,, mau minta tolong orang juga yang aah yaasudahlah.
Tapi saya gak kapok kok untuk akan kembali solo travelling ke tempat yang lain. #aseek