Showing posts with label iseng. Show all posts
Showing posts with label iseng. Show all posts

Trip ke SOLO




Entah saya tiba-tiba terpikirkan untuk solo traveling yuuupp travelling sendirian… penasaran aja.. gimana rasanya, yakin siih sensasinya lebih hits, lebih menantang #hallaaah
Dan tujuan solo trip saya kali ini untuk pertama kalinya adalah kota SOLO
Gak ada maksud khusus kenapa musti ke Solo, tapi lagi-lagi saya penasaran dan kota Solo masih di ruang lingkup Jawa Tengah saya masih mengerti bahasa mereka (baca: iyaa saya hanya mengerti bahasa Jawa Pasif,,, orang jawa apaan hehehe) paling tidak karateristik orang Jawa saya masih paham lah.

Akhirnya saya pun memutuskan untuk solo Trip ke Solo dengan tanggal baik #tsaaah yaitu 29-30 Juni 2013 cukup semalam ajalah hahaha..

Sebelum berangkat saya sudah buat itinenary mau kemana aja, ngapain aja, booking hotel, dll.. *detail versi saya*Cukup bawa tas ringkes ajalah secara Cuma semalam aja kan.
Pas cerita pamit ke keluarga dan teman dekat mereka yang kaget!! Heh? ngapain siiih sendirian, awas nanti nyasar, dan diiringi petuah banyak dan lainnya.

Pulang-pergi saya naik Lion, berangkatnya CGK-SOC jam 11.30 sampai di Solo jam 12.45, menikmati setiap detik perjalanan yang tercipta, di pesawat saya bersebelahan bapak2 yang sepertinya sedang melakukan perjalanan dinas, standar nanya mau kemana? Ngapain? Oke cukup,, saya gak mau terdetect kalo pergi sendirian J *hmm bapaknya juga bisa liat kali des,, dari tadi lu gak ada barengannya hehehe*

Sampai Solo dengan selamat.. naik taksi tujuan awal adalah Museum Batik Danar Hadi, suasananya lumayan gak terlalu ramai,, rombongan yang masuk museum akhirnya hanya saya sendirian dipandu seorang Guide diajak berkeliling museum, gallery, hingga sampai ke pabrik tempat pembuatan batik, dan ada juga pembatik yang menggunakan lilin. Jadi selain ada pembuatan batik yang masih tradisional, di Danar Hadi juga membuat batik cap dan print juga.
Mampir ke gerainya itu sangat menahan untuk gak belanja,, secara yaa batiknya memang bagus dan gak heran harganya pun mahal.

Selesai dari Danar Hadi saya jajan dipinggir jalan di depannya itu ada tukang lumpia goreng,, harganya murah dan rasanya lumayan. Lanjut saya harus check-in ke Hotel Arini cukup naik becak, sengaja pesan hotel ditengah kota dan strategis agar kemana aja gampang.

Jelang sore cukup keluar dari hotel di Jl. Slamet Riyadi, yuup hari itu adalah pelaksanaan Solo Batik Carnival (SBC), saya akan melihat bagaimana pagelaran SBC ini, eventnya hampir sama seperti Jember Carnival dengan menutup jalan utama dan para peserta pawai akan berjalan memamerkan karya-karyanya.
Untuk SBC kali ini akan berjalan dari ujung Jl. Slamet Riyadi hingga Kantor Walikota lumayaaan yaa…
Sangat menarik.. hasil desain peserta yang menggabungkan batik dengan berbagai bentuk lainnya. Mereka berusaha membuat desain yang seru dan semakin heboh dan besar itu beneran mencuri perhatian banyak orang, walaupun lumayan berat memakainya.



Dan saya tidak hanya diam di depan hotel saya mengikuti rombongan carnaval, di depan saya pun ada beberapa ‘tukang foto’ yang mengikuti dan tanpa terasa itu sudah diujung jalan Slamet Riyadi beuuuuh pegal…


Malam ini itin saya adalah wisata kuliner kebetulan memang pas makan malam, dari kantor Walikota saya menuju Warung Tiga Tjeret, suasananya anak muda banget lagu yang diputer up to date,, makanan yang disediakan itu semacam nasi kucing, sate-sate ampela, ati, usus, gorengan, dengan harga yang terjangkau. Disini saya akhirnya sharing table dengan pasangan cewe-cowo hmmm entah yaa mereka pacaran gak yaa hahahaha,,, yang pasti keduanya main laptop dan bahas suatu tugas,, saya ngobrol beberapa nanya soal tempat seru di Solo,, nanyanya gak banyak2 takut ganggu, eeh tapi yang duduk duluan di meja itu saya hahahahaa….

Melipir sedikit dari Tiga Tjeret saya sampai di Omah Sinten, ini rumah makan terkenal banget banyak yang bilang kalo ke Solo jangan lupa mampir kesini. Hidangan yang disediakan lebih variatif dan lebih mahal, karena didukung pula dengan tempat yang menurut saya cozy banget walaupun nuansa Jawa kuat banget. Saya pesan Garam Asam yang penyajiannya diletakkan di potongan bamboo dan minumnya teh poci.. yummy.

Makan selesai,, melipir sedikit ke kanan dari Omah Sinten ternyata ada Pasar Malam Ngarsopuro. Pasar ini hanya ada malam hari karena pasar ini menutup area jalan utama, ada live music, ada jualan makanan, pakaian, pernak-pernik, dllll
Niat awal sih saya hanya liat-liat aja, tapi kalo ada barang lucu ya gapapalah untuk di beli.
Nyatanya banyaaak yang lucu *piye toh
Tetap harus mengendalikan napsu, jadilah saya beli batik kecil lucu untuk keponakan ditawar-tawar harganya dapat Rp 10.000 aja untuk baju setelan batik anak umur 1,5thn. Satu lagi saya beli tas batik anyaman sudah bersusah payah nawar dan barangnya tinggal satu dikasih harganya jadi Rp 100.000 aja.

Akhirnya cukuplah untuk penjelajahan malam ini,, jam 10 saya kembali ke Hotel dan baru terasa efek jalan banyaknya hahaha.

Hari kedua, 29 Juni 2013
Kemana yaa?hahahaha
Saya akan mengunjungi Keraton Solo. Saya berkeliling Keraton ditemani guide dan bersama rombongan keluarga dengan 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan… yaah nambah saya 1 berasa anaknya jadi 4 anak hahahahaaa…
Dijelasin silsilah Keraton Mangkunagaran dari awal hingga sekarang, berikut barang-barang berharga penginggalannya. Terakhirnya guidenya bilang kalo di Keraton itu sekarang ada Mas Paundra… #eaaaaa



Selanjutnya saya ke Keraton Surakarta Hadiningrat, FYI di Solo itu ada 2 Keraton.
Untuk Keraton Surakarta ini saya sendirian tidak ditemani guide dan pengunjung yang datang pun jauuuuh lebih banyaak dibanding sebelumnya.. walaupun jujur menurut saya Museum Keraton Surakarta Hadiningrat jauh lebih kotor.

Selesai keliling Keraton.. saya akan berkeliling Pasar Klewer “shopping time” and yesss saya kalap batik booo…. Muraaaah dan bagus2 hahahahahaha
Pastinya Pasar Klewer sedikir membuat dompet saya sedikit menipis ‘huffff

Dari Pasar Klewer saya ke Serabi Notosuman, ini serabi enak bangeeeet dan pas nyampe stocknya tinggal dikit dan musti nunggu setengah jam’an. Bawa-bawaan buah tangan cukuplah yaa lanjut saya menuju ke Paragon Mall Solo,, salah satu mall kondang di Solo.. ngadem siiih sebenernya karena sejujurnya Solo panas hehehe… oh iya alat transportasi di Solo saya banyak menggunakan kendaraan becak, dan kalo tempatnya dirasa gak terlalu jauh cukup jalan kaki aja. Di Solo ada track untuk becak, orang jalan, sepeda intinya khusus kendaraan yang tidak bermesin. Satu lagi alat yang membantu saya tiada lain adalah GPS JJ

Selesai dari Paragon saya menuju Bandara dan kembali ke Jakarta penerbangan sore.
Mengesankan solo trip kali ini, kamu bisa mengatur tempat yang mau kunjungi, kenal banyak orang baru, intinya siiih kalo mau solo trip prepare semuanyaaa dengan rinci, jadi pas kamu datang dan mengunjungi tempat tersebut gak kaget dan sudah mengantongi beberapa informasi tentang tempat yang akan dikunjungi.
Susahnya solo trip adalah foto diri sendiri bakalan jarang hehehe,,, mau minta tolong orang juga yang aah yaasudahlah.
Tapi saya gak kapok kok untuk akan kembali solo travelling ke tempat yang lain. #aseek










I Love Flat Shoes


Kalau ditanya berapa banyak sepatu yang kamu punya dan berhak tinggi?
saya jawab:
Saya hanya punya 1 sepatu high heels hitam dan itu hanya tergeletak di kolong meja kantor saya hehehehe...
jadi kalau di kantor saya lebih suka menggunakan sepatu dengan hak 3cm aja hehehe...
kalo sandal saya punya 2 dengan hak stilleto untuk kondangan,, haknya sepertinya 7cm deh.

saya pernah bahas panjang di blog ini postingan tentang Wanita & Sepatu Hak Tinggi baca Disini deh
dan sampai saat ini saya tetap mencintai flat shoes, atau saya juga lebih suka dengan sepatu keds... jelas semua lebih nyaman untuk saya pake atau gunakan.

saya masih terheran-heran kalo di event musik atau event apapun yang kegiatannya lebih banyak berdiri, jalan dari stage satu ke stage lain ada cewe yang menggunakan high heels...hebadnya mereka kuat, gak pegel hehehehe....

nah kalau ditanya berapa banyak flat shoes yang kamu punya?
yang pasti saya punya lebih banyak dari sepatu berhak tinggi saya (iyaaalah)...

saya bukan yang fanatik sama sebuah merek sepatu,, biasanya saya beli dengan liat desainnya, warnanya..
kemarin di Indonesia Fashion Week saya tergoda dengan flat shoes merek 13thshoes
maka terbeli lah sepatu ini:

entah saya suka motifnya,, walaupun sebelumnya saya sudah punya flat shoes warna merah
tapi begitu lihat si merah ini saya pun tergoda,,
dan karena flat shoes merek 13thshoes nyaman dan enak di kaki saya
sepertinya saya tergoda untuk menambah koleksi flat shoes saya
untuk berniat membeli sepatu di bawah ini hehehe,,,,

yakiiiiinn saya,,, sepatu tuh barang yang menggoda buat para wanita
walaupun masih punya sepatu yang masih rapih di dalam dus
tapiii
begitu lihat sepatu dengan desain baru pastiiii akan tergoda.. :))
atau desainnya sama tapi si warna tertentu kan belum punya, jadi beli lagi gak apa-apa kan hohohoho...


Ada Quote soal Sepatu dan Jodoh
Memilih Sepatu itu mirip dengan Mencari Jodoh
atau
Berusaha menemukan sepatu yang cocok itu seperti menjemput jodoh :)

My Statistik Blog


Entah tiba-tiba saya mengecek statistik blog saya ini, pingin tahu postingan apa yang sudah saya publish dan ternyata topik postingan itu banyak dilihat orang, atau bagian dari postingan blog saya tersearch di google ketika orang yang mencari berita tersebut.


hasilnya bisa dilihat statistik berdasarkan nilai waktu setiap saat.
Postingan saya tentang Trip Komodo-Labuan Bajo urutan pertama euuuy banyak yang search pingin tahu mengenai komodo mungkin.

dan ini data statistik URL yang mengunjungi blog saya
terbanyak dari search Google, tapi ada alamat blog Kakak @tika_wi :) dll (yg lain saya gak familiar euy)
Thankyou lah 

Anindya Dimas


Demi apa coba gw bikin postingan khusus seorang Anindya Pramadhyana aka @Dimas21st :) lebih tepatnya iseng udah stuck dengan account twitternya hehehe,, (dibawah ntar gw bahas..)

pastinya udah baca donk postingan gw ini http://dezztya.blogspot.com/2011/12/remedy-2011-vs-dimas21st.html#comments
yaak itu awal pertama kali gw melihat aksinya dengan Twentyfirst Night di event Remedy2011
setelahnya ada beberapa event atau gigs yang akhirnya gw lihat perform Bpk Dimas baik sendiri feat band artis lain maupun sama Bandnya.

berawal dari mention twitter yang kadang gak jelas dan gw muncul dari semua yang manggilnya 'Kakak" Serta dengan semua twit yang kadang banyak memujanya tapi entah gw lebih senang menyelanya *ampuuun*
gak heran akhirnya istilah panggilan aneh muncul dari Mr.Nokturnal, Om Musafir, Mass Kyumiss (boleh gw daftarin hak cipta gak hehehe...)

so please welcome this is
ANINDYA DIMAS
Gemini | 08 Juni 1982 | 192 cm | TwentyFirst Night's Vocalis | Sarjana Seni UPH |

Dimas anak ke 2 dari 3 bersaudara bakat seni emang udah ada dari keluarganya, dan untungnya gak ikutan kakeknya jadi ABRI walaupun postur udah paslah tinggi gede,, gede banget :)
memilih kuliah di Fakultas Seni UPH dengan rangking 1 pas pendaftaran tapi lulusan terakhir dari angkatannya dengan pake cuti 1 semester but finally akhirnya lulus juga dengan masa kuliah 7 tahun.

dengan punya suara yang bagus dan khas (yess gw puji tuh) pernah jadi vokalis beberapa band yaitu (ini yang gw tau) Amadeo, Perfect Minors, The Contentless, terakhir jelas TwentyFirst Night, dengan latar anak band metal dan berusaha beradaptasi sekarang jadi anak band yng lebih manis sopan...
but heeey tetep aja aksi panggung terakhir di booth Kompas JJF 2012 membuktikan bagaimana seorang Dimas naik sound dan loncat... orang gila... walaupun gw yakin pasti aksi sebelumnya ada yang lebih aneh dan berani lagi.
Dimas termasuk yang penyayang keluarga dengan KREJII Familynya itu :)
dan hubungan sama fansnya sejauh yang gw liat sekarang baik, ramah, komunikatif banget, gak ragu untuk memberikan ucapan, semangat lewat voice note.. (coba kirim VN ke gw Dims kasih semangat kerja dan ngadepin boss,, dampaknya langsung ngaruh berefek gak?hehehe,,)

and this is #FunFact about @Dimas21st

- buat kamu yang tingginya se gw sekitar 160cm jangan pernah ngajak si mass kyumiss ini ngobrol sambil berdiri,, yakin dengak dan pegel apalagi kalo obrolan udah lebih dari beberapa menit :)

- orangnya lucu, jenaka, kacau, gak jelas gt,,VC penasaran Maliq jd bukti singkatlah. gw sempat menantang untuk ikutan stand up comedy cuma belum berani ajaah!!

- beberapa kali perform suka banget dengan kostum kemeja putih dan t-shirt hitam v-neck

- Punya tato matahari di perutnya,,,

- berhasil menghadapi bor Dokter Gigi, dan hasilnya menunjang penampilan dll kaaaann...

- aksesoris tetap adalah kacamata, anting dan kalung peace (lupa nanya lu nindik dari kapan yaa??)

- rajin beribadah dan baca koran arab (belum liat langsung siih, baru tau dr laporan bmmnya ajaah)

- bisa nyanyi seriosa

- lagi berusaha diet dan rajin ngegym demi turun 10kg

- punya 3 account twitter @Dimas21st @Dimaz21st @AnindyaDimas

- LUPAAN,, terbukti dengan password dan email twitter yang ceritanya neeh lagi gw urus untuk ngebongkar kuncinya,,,sebenernya simple tapi efek lupa jadinya lama gak selesai-selesai hihihi

udah aaah cukup masih banyaaak sih yang lainnya tapi jangan aaah apalagi urusan cinta-cinta'an *tutupmulut* hahahahha...

so nice to know you Dims,, sukses selalu untuk karir lu dan cita2 punya mobil cepat terwujud *amiin

sampai bertemu di BK dan event selanjutnyaa,,,
#projectiseng gw masiih ada yaa doain dooonk!!!


one of my fav song from TwentyFirst Night
PERCAYA
sering kau tanyakan buat apa berharap
pada kisah kita yang tak berarah
sering kau tanyakan buat apa impian
pada kisah kita yang tak berjalan
apa yang kau tahu di balik hatiku
tak semua kau tahu

ku tunggu dirimu biar waktu yang tahu
mengapa? karena aku percaya!
ku tunggu hatimu sampai kau kan mengerti
mengapa? karena aku percaya!

sering ku tanyakan yang menjadi halangan
mengapa kau tak bisa meninggalkannya

apa yang ku tahu di balik hatimu
tak semua ku tahu

ku tunggu dirimu biar waktu yang tahu
mengapa? karena aku percaya!
ku tunggu hatimu sampai kau kan mengerti
mengapa? karena aku percaya!

oh tak mudah tuk dijelaskan
dan bukan tak beralasan
oh mengapa ku pertahankan
karena aku percaya, karena aku percaya

ku tunggu dirimu biar waktu yang tahu
mengapa? karena aku percaya!
ku tunggu hatimu sampai kau kan mengerti
mengapa? karena aku percaya!

ku tunggu dirimu biar waktu yang tahu
mengapa? karena aku percaya!