Showing posts with label trip. Show all posts
Showing posts with label trip. Show all posts

Derawan




Sudah lama berniat mau trip ke Derawan - Kalimantan Timur, dan pas akhirnya ada barengannya Tia teman kantor saya dan ternyata teman Tia - Vika juga mau ikutan jadilah kami bertiga.
Kami jelas akan menggunakan travel org karena gak mungkin cuma bertiga aja, membandingkan beberapa travel sesuai dengan harga, itinerary, dan rekomendasi teman. akhirnya kita memilih WisataKita. Di lihat schedulenya pas ada tanggal 02-05 November 2013 untuk Trip ke Derawan, memang tanggal tersebut pas long wiken kami mikir pasti rame banget karena high session tapi yasudahlah.

Urusan travel beres, sekarang transportasi meelewati jalur apa? banyak teman yang menyarankan lebih baik melewati jalur Berau atau jalur darat yang lebih banyak ketimbang jalur laut walaupun nantinya menuju ke Derawan juga akan melalui jalur laut. Tapi dari pihak travel itinnya adalah melalui Tarakan menyebrang 3jam ke Derawan, saya pikir menyebrang 3jam hampir sama seperti dari Muara Angke ke P.Seribu jadi deal kami melalui Tarakan.

Next adalah hunting tiket pesawat pilihan adalah Jakarta – Tarakan, atau ada yang pake transit dulu ke Balikpapan kemudian lanjut ke Tarakan. Pilihan kami adalah naik Lion Pulang pergi walaupun berangkatnya jam 5pagi wiiih. Selesai masalah tiket dan DP.
Entahnya kalo urusan travelling yang sudah diatur travel org, saya jadi males cari tahu lagi lebih detail, ditambah urusan kantor jelang cuti tuh hectic banget jadi gak sempat browsing2 *alesaaan

Sabtu, O2 November 2013
Saya dan Vika menginap di rumah Tia, kami akan berangkat bareng ke Bandara sudah booking taksi untuk di jemput jam 3pagi. Jalanan kosong sampai bandara Soeta makan waktu 1jam aja, agak antri pas checkin, masuk gate dan langsung masuk pesawat. Baru sekali ngalamin gak sempat duduk nunggu di Gate hehehe..
Perjalanan memakan waktu 3jam dan dihabiskan dengan tiduuur. Kami berpikir sepertinya satu pesawat ini tujuannya adalah ke Derawan dan jelas mungkin pasti ada yang satu travel dengan kami.
Mendarat di Juwata International Airport Tarakan,,kami sudah dijemput dari pihak WisataKita menuju pelabuhan, masih ada waktu hampir 3 jam untuk nyebrang karena ternyata kami harus menunggu rombongan selanjutnya dari penerbangan berbeda.

Oh iya total peserta ada 46orang beuuuh banyaak yaa.. tapi pas saya liat guidenya ada 3 agak aman pasti terbagi 3 kelompok. Kami bertiga gabung dan ditambah 12 orang lainnya ikut bersama rombongan Mas Ridwan, dari tempat kami menunggu kami naik bus khusus pelabuhan sampai tempat parkiran kapal.

Kapal yang digunakan adalah speedboat bermuatan 16orang akhirnya meluluh lantahlah bayangan kapal penyebrangan Muara Angke.. kapal disini lebih cepat. Berangkat saya memilih duduk depan menghadap laut, bukan yang tempat duduk miring.. membayangkan waktu penyebrangan 3 jam saya memilih untuk minum antimo..beberapa menit masih menikmati perjalanan selebihnya kebawa pengaruh obat.. tiduuuur…
Terasa banget siiih gonjangan kapal kalo kena ombak.. anjrut-anjrutan… tapi mata mah tetep merem.
Setelah kurang lebih melintasi lautan akhirnya sampai juga di Pulau Derawan,, satu hal yang tertahankan adalah buang air kecil… akhirnya saya numpang ke toilet kamar cowok yang menginap di Derawan Fisheris.

Kami bertiga memang gak upgrade jadi kami menginap home stay di rumah penduduk, rumahnya bersih dan keluarganya sangat ramah, setiap pagi dan sore sang ibu menyediakan teh hangat dan cemilan makanan-makanan. *terimakasih ibu

Setelah menaruh tas dan bawaan lainnya serta istirahat sebentar, kami jalan2 sore menuju ke Derawan Dive Resort sekalian hunting sunset, foto2, dll.
Setelah makan malam kami rombongan jalan menyusuri tepi pantai niatnya mau mencari dan melihat penyu bertelur, tapi menurut saya kurang malam deh! penyu bertelur bukannya tengah malam yaa..

Menyusuri pinggir pantai dengan pemandangan full bintang,, ahh baguss.. mengelilingi pantai tersebut hampir sama dengan mengelilingi Pulau Derawan.
Ukuran Pulau Derawan memang tidak terlalu luas hanya 44,6 Hektar, keliling pulau itu memakan waktu 1jam.

Minggu, 03 November 2013
Saatnya berkeliling Pulau, kami kembali naik speedboat yang sama saat berangkat. Karena pada saat berangkat saya duduk di depan saya gak apal siapa aja rombongan kapal bareng saya.

Mari saya kenalkan; Pas masuk kapal ada cowok yang sudah duduk santai di dalam kenalan namanya Chris, sepertinya toilet yang saya tumpangi kemarin adalah kamarnya, orang cukup akrab, banyak ngobrol dan maniak renang, Cuma dia yang snorkeling pake kacamata renang dan tanpa fin.

Lalu ada Ivone dengan gaya adalan yang selalu menggunakan topi dan pas cuaca panas malah pake raincoat agak ekstream juga hehe.. temannya Ivone - Ineu yang sama sekali gak main air.. gokil lu udah jauh2 sampai Derawan dan gak snorkeling aah sayang aja menurut saya.
Ada pasangan pengantin baru Bunga-Decky, terakhir gank cowok-cowok berenam sungguh saya gak tahu namanya, dari semua cuma kenal satu orang leadernya namanya Rendy.
Tia - Vika - Putri - Dezz JUMP!!
Tujuan awal kami adalah ke Pulau Nabucco, di Pulau ini terdapat resort bagus yang pastinya (kembali) dimiliki oleh warga Negara Asing yaitu warga Jerman, dan diberlakukan mata uang euro (hmmm mahaal) kami hanya berkeliling pulau/resort, foto-foto, kemudian beranjak kembali ke kapal menuju Pulau Kakaban, kami sempat untuk makan siang terlebih dahulu.
fyi saya suka packaging tempat makan makan kami, yang tanpa streoform atau kardus tapi menggunakan tempat makan plastic yaa sejenis tupperware besar yang isinya memuat nasi, sayur, lauk, minum. Jika sudah selesai tempat makan tersebut dikembalikan dan kotorannya bisa dimasukkan ke dalamnya.. bersiiih.

Pulau Kakaban
luasnya lebih besar dibandingkan P.Derawan disini terdapat danau air payau yang di dalamnya terdapat stingless jellyfish atau ubur-ubur yang tidak menyengat dan sangat cantik. Infonya adalah ada 4 spesies ubur-ubur yang berada disana, yang saya ingat ada yang berwarna coklat, agak kemerahan, dan transparan dengan ukuran lebih besar. Semua peserta berkesempatan untuk snorkeling dan foto dengan si ubur-ubur menarik ini.

Pulau Maratua
dibandingkan pulau yang lain P. Maratua luasnya jauuuh lebih besar dan di Pulau ini terdapat banyak dive site, agak kecewa karena kami tidak sempat mampir dan turun ke Pulaunya kami hanya snorkeling dan entah kenapa spot snorkeling yang dipilih kurang menarik karangnya kosong.

Mungkin untuk melihat yang jauuh lebih menarik harus masuk lebih dalam kebawah laut, cari spot lain artinya adalah musti diving.

Jelang sore kami kembali ke Penginapan, bersih-bersih, mandi dan makan malam bersama, setelah sesi makan malam masih di ruang makan saya dan beberapa peserta dan guide trip sharing tukar cerita sudah pernah berkunjung kemana, dan akan berkunjung kemana lagi, dan cerita pengalaman apa saja yang terjadi pas sedang traveling tersebut.

Senin, 04 November 2013
Sebelum berangkat berkeliling pulau ada acara naik banana boat terlebih dahulu berkeliling P. Derawan dan di dermaga di depan penginapan Derawan Fisheris terdapat beberapa penyu besar lho, jika beruntung bisa berenang bersama penyu tersebut.

Pulau Gusung
disebut juga Pulau Pasir Putih. Pulau tanpa penduduk, sama seperti P.Gosong  di Karimun Jawa,, oh iya  jika air pasang sang pulau ini akan tertutup air.
Aktivitas di Pulau ini hanyalah foto-foto

Pulau Sangalaki
Adalah pusat konservasi penyu, di tempat ini juga menyediakan tempat penginapan. kapal tidak berhenti di dermaga tapi ditengah-tengah karena air sedang surut jadilah kami menuju Pulau dengan jalan yg agak jauh didukung pula dengan cuaca yang puanaaaass.
Setelah melihat penyu dan melihat sekeliling pulau, kami kembali ke kapal serta meninggalkan pulau, kembali menemukan spot snorkeling untuk kali ini Yess underwaternya bagus, soft dan hard coralnya cantik, ikan warna-warni, hanya ini spot snorkeling yang paling oke dibanding  sebelumnya.

Kami sempat hunting Manta di beberapa titik yang biasanya manta menampakan tubuhnya, tapi nyatanya kami kurang beruntung Manta tidak ada.

Pulau Samama
Di Pulau ini adalah tempat pengembangan tanaman mangrove, saya hanya ke kamar mandi untuk buang air kecil. Sepertinya saya kembali tidak bisa menikmati buang air kecil di laut saat berenang,, gak mau keluar hehehe,,, padahal dulu gampang banget pipis sembarangan *uppss

Malam terakhir di Derawan, kami makan malam di tempat Dive Resort dikira akan ada barbeque’an nyatanya gak ada hehehe…

Selasa, 05 November 2013
Saatnya meninggalkan Derawan, kembali kami akan menuju ke Tarakan dengan speedboat kurang lebih 3jam dan akan merasakan gonjangan ombak. Kali ini saya duduk miring dan tetap sangat butuh antimo hohoho..
Sampai Pelabuhan Tarakan kami langsung menuju RM guna makan siang,, pas lapaaar
Setelahnya hunting oleh-oleh, saya cuma beli kerupuk ikan khas Tarakan, karena sisanya adalah snack-snack Malaysia gitu.

Kami team Lion baru penerbangan jam 19, jam 14 sudah ada di Bandara masiih ada 3jam hayoo manfaatkan waktu berkunjung kemana gitu 
Jadilah ngadem sebentar di Bais dan makan kepiting di Kenari.

Liburan telah usai dan kembali ke Reality.
Terima Kasih untuk WisataKita dan teman-teman baru yang menyenangkan

Indonesia memang mempunyai keindahan alam yang sangat luar biasa, semoga kita bisa menjaganya agar tetap bersih dan alami. satu hal yang agak miris siih adalah banyaknya Pulau-pulau keren yang akhirnya dikuasai serta dimiliki pihak asing.

Noted:
1.    Bawa tas yang sesuai kalo bisa backpack jangan koper
2.       Bawa pakaian yang nyaman, paling juara tuh Tshirt dan celana pendek, sandal jepit
3.       Bawa uang cash secukupnya
4.       Sunblock wajib bawa panasnya juara
5.       Sunglasses juga dibawa dan dipake (saya lupa pake pas hari ketiga)
6.       Bawa topi
7.       Banyaak minum
8.       Kalo ada budget lebih, saya sarankan untuk menginap di dive resort pengalaman euy tidur di kasur per yang keras dan bantal keras itu terasa banget dipunggung dan leher kakunya :) (khusus yg homestay dan derawan fisheris)
9.       Hunting tiket pesawat dari jauh hari kali aja dapat harga promo
10.   Nikmati segala pengalaman dan pemandangan yang ada disana
Budget:
Tiket Pesawat Lion Jakarta-Tarakan PP Rp 1.600.000
Paket Derawan Rp 1.950.000
AirPort Tax Soeta Rp 40.000
Airport Tax Tarakan Rp 40.000

Trip Surabaya




Ihiiiy kembali saya travelling sendirian hohoho…. Kali ini pilihannya adalah ke Surabaya Jawa Timur yang notabene saya belum pernah kunjungi.OK!
Hunting  tiket baru satu bulan sebelum berangkat karena awalnya sempat meragu pergi atau nggak yaa…Cuma sayang neeh kalo block leave gak dipake kemana-mana lagiii.
Akhirnya terputuskan akan mengunjungi Surabaya tanggal 28-30 Oktober 2013 3D2N
Seperti biasa untuk solo traveling kali ini saya buat itin sendiri, mencari tau lah bagaimana kondisi tempat yang mau saya kunjungi, terutama saya berniat mau ke Mojokerto jadi sempat nanya-nanya ke seorang blogger informasi naik angkot kesana dari Surabaya.

Senin. 28 Oktober 2013
Untuk keberangkatan saya naik Sriwijaya penerbangan jam 10.20, karena saya berangkat hari senin dan ngeri tol dalam kota menuju bandara akan maceeeet jadilah berangkat jam 5pagi sampai bandara jam setengah 7 hmmm kepagiaaaan…. Jadilah ngeteh dan ngedonut dulu di bandara.

Mendarat di Surabaya jam 1 siang, langsung menuju hotel istirahat.. I dunno ngerasa kok jetlag yaaa hahahaa
Saya menginap di Hotel Amaris, untuk solo trip saya ngerasa harus menginap di tempat yang nyaman dan strategis, memang sedikit mengeluarkan budget yang lebih tapi kalo kamu merasa nyaman dan enak saya rasa cukup wajarlah.
Sorenya saya siap untuk menjelah kota Surabaya, tujuan awal adalah makan Rawon Setan di seberang Hotel JW Marriot yang dari hotel saya hanya jalan sedikit dan nyebrang.
Saya pesan rawon dengan nasi dicampur plus ditambah telur bebek, perkedel jagung dan pastinya kerupuk. Minum teh hangat total Rp 35.000. rasa rawonnya standarlah ya, daginya Cuma 4 potong sedang, sambelnya berasa yang suka pedas pas banget pedesnya iyalaaah namanya Rawon Setan.

Lanjut setelah pedas2an saya berkunjung ke Zangrandi Ice Cream, ini merupakan toko es krim yang sudah berdiri lama mungkin kalo di Jakarta hampir mirip dengan es krim Ragusa ya. Tapi Zangrandi menunya lebih variatif dan tempatnya lebih luas, rapih dan lebih bagus, sayangnya sih kalo bawa kendaraan pribadi kesini agak susah parkirnya.

Selanjutnya saya menyempatkan untuk mencari Almond Cheese dibilangnya ini adalah salah satu oleh-oleh khas Surabaya, saya yang sudah pernah menyoba pun ketagihan dengan rasanya. Enak iya jelas,, bagaimana gak almond dan cheese hehehe…

Lanjut makan lagi kali ini ke Bebek Tugu Pahlawan, bebek ini hanya buka pada malam hari karena lokasinya ada di pelataran depan kantor, lumayan rame banyak yang makan, rasa bebeknya enak dan sekali yang suka pedas,, sambalnya hits bangeeeet J

Selesai dari makan bebek saya kembali ke Hotel, sebenarnya di Surabaya masih banyak penjual bebek-bebek lainnya mungkin kunjungan lainnya saya akan hunting para bebek-bebek itu.

Selasa, 29 Oktober 2013
Secara menginap di hotel urusan breakfast gak usah repotlah,, sudah disediakan. Ternyata hotel saya ini tempatnya sedang digunakan untuk training atau perkumpulan yang membahas dengan tag ‘Peace Indonesia.. entahlah saya gak terlalu mencari tahu apasih itu.
Yang pasti banyak bule pesertanya,, saat sarapan saya sharing table, dengan salah satu bule kah??
Oooh tentu saja… bukaaan.. hehehe tapi dengan seorang cewe dari Bali namanya Ika, dia sedang dinas kantor ke Surabaya untuk mencek cabang. Ngobrol dan cerita singkat, tukeran no tlp dan kami janjian mau keluar tengah malam nanti nyobain bubur yang ada di sekitar hotel.

Pagi itu saya akan ke Mojokerto, tujuannya adalah Trowulan dari Hotel saya naik taksi ke Terminal  Surabaya itu angkot agak jarang, kalo pun ada rutenya muter-muter dan harus nyambung berkali-kali, jadi transport yang praktis tidak lain adalah taksi (bangkruuuuut saya L).
Memilih taksi pun saya selalu menggunakan Blue Bird karena mungkin sudah terbiasa pilihan di Jakarta ya dan argo taksinya walaupun tarifnya misalnya kurang dari 10ribu mereka akan terima ada taksi lain yang memaksimalkan tariff harus 15rb.

Dari terminal saya naik bus Surabaya-Jogya saya pesan ke kondektur dan supir untuk saya diberhentikan di Trowulan, oh iya kebetulan saya duduk di belakang supir. Tariff busnya Rp 7.000 perjalanan hampir 2jam. Bus luar kota tujuan ke Solo, Jogya, dari Surabaya akan melewati Trowulan.
Sampai juga saya di Mojokerto, Trowulan. Tempat pertama yang saya kunjungi adalah Mahavihara Mojopahit disini ada Patung Budha Tidur, dan Patung Budha di Indonesia ini adalah terbesar ke3 setelah di Thailand dan Nepal. Di depan pintu masuk vihara ada patung budha dengan posisi tangan yang berbeda-beda, selain itu disana ada miniature Candi Borobudur. kepenasaran saya liat si Patung Budha Tidur dan beneran ada yaudaaah hehehe… btw disekitar vihara tersebut dikelilingi oleh mesjid dan warga sekitarnya pun adalah muslim.


Setelahnya saya ke Candi Brahu dan Gapura Wringin Lawang, sebenarnya masih ada tempat cagar budaya atau candi-candi yang lain tapi saya memang tidak mau belama-lama di Trowulan.
Untuk mengunjungi tempat-tempat itu saya ditemani oleh pak Sukriman (semoga saya gak salah ya) naik becak mesinnya… liat dooonk mesin becaknya hehehe.. awalnya saya piker becak motor tapi kok gak pake starter.. ternyata oooh…

Saya berniat mencari makanan khas di Trowulan tapi entah gak napsu serius,,, yang ada mau kembali ke Surabaya aja karena saya punya tujuan untuk tempat makan yaitu Depot Bu Rudy yang khas dengan sambal udang Bu Rudynya itu. Pas saya sampai dan makan disana Ibu Rudynya ada mau foto bareng sebenarnya tapi ibu’nya tampak sibuk bolak-balik jadi gak jadi.
Dari Bu Depot Bu Rudy saya kembali ke Hotel badan berasa lengkeet euy terasa banget debu, panasnya.. walaupun secara signifikan Surabaya panas, dan disaat di Jakarta infonya hujan angin besar, disini gak ada tanda-tanda mendung hujan.

Malam terakhir di Surabaya saya janjian ketemu sama Ochank. Ochank teman saya di 1001 buku yang semenjak beberapa tahun belakangan tinggal di Surabaya karena kerja disini.
Ochank janji mau jemput ke Hotel saya menginap bareng sang pacar Dessy, jam 20.30 Ochank akhirnya jemput juga ke Hotel kami makan di Mie Pecun.. warung ini sih seperti warung Indomie, roti bakar gitu kali yaa tapi pilihan menunya ada banyak ada pecel, bubur, dll
Di tempat ini ada kadar kepedasan makanan yang dipilih. Saya jelas memilih tidak pedasss
Oh iya Selama saya 2 hari di Surabaya pencernaan lancaaar sangaat,, secara saya gak suka pedas huaaaah.. perutnya kaget.

Dan seperti janji pas breakfast saya dengan mbak Ika yang dari Bali janjian untuk keluar tengah malam makan bubur, jadi di Jl. Kedungdoro samping hotel kabarnya ada tukang bubur yang enak dan selalu rame pembelinya. Jadilah daripada kami penasaran jam 1pagi kami jalan menuju ke tempat itu,, sepanjang  jalan tempat tukang bubur jualan ternyata kalo malam banyaak tenda-tenda penjual makanan, kebanyakan sih makanan seafood, bebek, pecel.
Jalan gak sampai 10 menit ke tukang bubur namanya Bubur Ayam Bang Dudung, ada beberapa pembeli dan pas saya coba rasa buburnya biasa aja yaa masih jauh lebih enak bubur Cikini J tapi untuk makanan pagi buta seporsi cukup mengenyangkan.

Rabu. 30 Oktober 2013
Hari terakhir neeh jadwal saya akan keliling kota Surabaya menggunakan bus khusus dari House of Sampoerna (HOS),, dari hasil saya browsing saya menemukan info ini bahwa HOS menyediakan bus khusus untuk pengunjung yang mau keliling Surabaya dan lebih ke wisata sejarah. Setiap hari ada 3 rute perjalanan.. dan seperti biasa museum hari senin akan libur, jauh hari saya sudah booking untuk ikut 2 rute.
infonya disini Surabaya Heritage Track

Menuju ke HOS saya naik taksi dari hotel yang agak nyebelin taksinya gak tau lokasi tempatnya waduuuh piye,, udah saya kasih tau alamatnya tetep gak tau,, jadilah GPS saya bekerja.
Setahu saya House of Sampoerna tempat yang lumayan terkenal si Bapak supir kok gak tau yaa.. oh mungkin supir baru bukan orang Surabaya..Iyess

Rute pertama start jam 9 pagi, penumpang bus tersebut maksimal 20 orang dan ada pemandu yang menjelaskan sejarah Surabaya yang berkaitan dengan bangunan yang kami lewati.
Pagi itu saya bareng bersama rombongan murid-murid SMP sekelas aja dan gurunya total 15 org’an, 1 orang wisatawan dari Malaysia, 2 orang mbak2 dari Jogya, dan saya sendirian.penumpangnya adakan diberikan map rute dan Id Card
Kami sempat berhenti dan mengelilingi Tugu Pahlawan dan PTN XI yang bergerak di bidang tebu.

Waktu berkelilingnya hanya 1jam dan untuk rute ke 2 baru mulai nanti jam 13. Hmm 3 jam saya mau kemana ini? Tenang,, saya akan keliling Museum Sampoerna.. eh tahu kan apa itu Sampoerna yup nama brand Rokok. Di museumnya dijelaskan nama2 petinggi Sampoerna dari yang lama hingga sekarang, dan bentuk produk rokok dari awal hingga sekarang, jika kita naik ke lantai 2 Museum pada ujung ada dinding kaca, dan kalian bisa melihat para pekerja yang rata-rata perempuan membuat rokok, dari memasukkan tembakau, memotong, mengepak, dan semua dilakukan dengan tangan dan super cepat,, mereka gerakannya kayak robot euy.
Oh iya aroma tembakau sangat kuat di tempat ini, jadi diharapkan sih jangan terlalu lama2 kalo gak suka rokok dan berasa jadi perokok pasif.
Disamping museum ada café, jadi bisa makan siang ditempat itu.

Rute Kedua ini start jam 13, rombongan saya beda lagi gak ada tuh anak sekolahnya hehehe… kali ini barengan sama seorang Ibu dan entah kenapa dan saya lupa awalnya ngobrolin apa,  akhirnya ibu tersebut cerita soal anaknya yang dulu pernah sakit Leukimia sampai berobat di Singapore, dan dia musti stay berapa tahun disana hingga akhirnya sembuh dan kembali ke Indonesia. Dan karena hal tersebut ibu tersebut jadi aktif di Yayasan Kanker Anak Surabaya, kami sempat bertukar kartu nama dan selama perjalanan saya duduk bareng ibu tersebut.
Tujuan kedua ini kami sempat mampir ke Klenteng tertua di Surabaya, Museum Bank Pertama di Surabaya, lalu melawati perkampungan Cina, dan kampung Muslim di sekitar Mesjid Sunan Ampel.

Siang itu ada demo buruh di sekitar Kantor Walikota akibatnya ada beberapa jalan yang ditutup dan dialihkan, efeknya maceeet… hmmm gawat neeeh selesai rute kedua tersebut jam 14.30 penerbangan saya sore jam 17.10 untuk pulang saya dapat tiket promonya AirAsia.
Sebelum ke bandara saya harus melipir ke hotel dulu untuk ambil barang yang dititipkan,, dan untungnya si demo sudah dibubarkan Alhamdulilah jalanan lancar, sampai bandara masih banyak waktu dan gak terburu-buru..
Surabaya menyenangkan.. dan next solo traveling kemana yaa?? :)


Trip Makassar - Toraja


Akhir bulan Mei lalu saya berkesempatan buat travelling ke Makassar dan Toraja.
Beli tiketnya dari tahun lalu, pas ngajuin cuti atasan saya agak kaget hehehe... tapi akhirnya diizinin doonk.

kalo sempat saya akan sharing trip kesana kemana aja dll...


Trip Sabang Aceh #GoWestGoWeh


Alhamdullilah,, minggu lalu saya berhasil menginjakkan kaki di wilayah barat kepulauan Indonesia. iya tanggal 14-18 November 2012 saya liburan/ngetrip/jalan-jalan/ngebolang ke Banda Aceh.
personilnya untuk kali ini ada 9 orang
Sisil, Endah, Titi, Maya, Icha, Tantri, Ami, dan Dhanu. setengahnya adalah teman yang sama sewaktu pergi ke Pulau Komodo, dan perjalanan kali ini menyebutnya dengan Go West Go Weh

Rabu 14 November 2012.
saya mengambil cuti satu hari untuk perjalanan kali ini, flight menuju Aceh menggunakan Lion Air jam 08.45 berangkat dari Damri Bekasi jam 5 pagi. dengan kondisi mengantuk secara saya hanya tidur kurang dari 3jam saja...
Jadiiiiii malamnya itu saya menonton Coldplay Live di Blitz puas liat Chris Martin gokiiiilll.... staminanya hits lah ayolah ada yang mengundang  mereka konser disini,,,
so Anyway.
kembali ke perjalanan pagi saya menuju Bandara yang lancar dan tanpa kendala. akhirnya berkumpul dengan yang lain di Terminal 1B. kami terbagi 2, team pertama Endah dan Titi berangkat lebih awal menggunakan Garuda, sisanya yang gak dapat tiket promo GA jadilah naik Lion Air

keberangkatan tepat waktu dan perjalanan yang kurang lebih memakan waktu 3jam saya habiskan dengan tedooooorrr,,, bawa buku bacaan dan mp3 siih cuma itu semakin memperlancar jalan untuk tidur.

Tiba di Aceh, tempat tujuan yang akan kami datangi pertama adalah Masjid Raya Baiturrahman, dari Bandara kami naik bis Damri ongkosnya Rp 15.000 ribu saja.



untuk memasuki kawasan Masjid tersebut harus menggunakan busana muslimah yang sopan.
dress code saya hanya pake kaos, cardigan, celana panjang bahan kaos, pasmina ajaah
menyempatkan untuk sholat Dzuhur dulu dan setelahnya berlanjut kami akan langsung menuju pelabuhan Ulee Lheue untuk menyebrang ke Sabang.

kami menggunakan kapal cepat, jarak waktu tempuh Aceh - Sabang kurang lebih 45 menit. kondisi kapal lumayan padat penuh penumpang, akhirnya kami dapat tempat duduk di luar dengan cuaca yang panas, sedikit gelombang, pokoknya hitslah :))


Sampai di Sabang sudah di jemput mobil untuk ke penginapan, malam pertama dan ke dua kami menginap di Iboih Inn. penginapan yang seru viewnya enak buat leyeh2. dan di depan nya langsung kita dapat berenang cantik atau snorkling

Kamis 15 November 2012
hari ini jadwalnya bermain air,,, Dhanu dan Sisil akan melakukan diving secara mereka sudah punya license. sisanya akan bersnorkling di Pantai Rubiah, tapi sayng sudah sangat semangat untuk snorkling tapi maaf... banyak ubur-uburnya
sejarah Pulau Rubiah Pada era 60-an pulau ini memiliki nilai yang sangat penting untuk masayarakat islam di aceh yang akan melaksanakan ibadah haji ke Tanah Suci,di pulau ini dahulu di bangun asrama haji pertama dan bagunan tersebut masih ada sampai sekarang. selain asrama haji dahulu juga terdapat pelabuhan khusus untuk kapal-kapal yang berangkat membawa jamaah haji. waktu tempuh perjalanan haji bisa sampai 2 tahun lho.

selesai dari Pulau Rubiah, kami memutuskan untuk snorkling di depan penginapan saja, sama aja sih ubur-uburnya banyak juga tapi yasudahlah nikmati aja hehehe...

Tugu Nol Kilometer
kami mengunjungi titik baratnya Indonesia, menuju tugu nol kilometer harus melalui jalan yg berliku.
di dekat tugu ada babi hutan yang jadi pusat perhatian pengunjung namanya Bro.
menurut saya perawatan tugu sangat kurang, terdapat banyak beberapa coretan.

dari depan tugu kita bisa memandang hamparan lauut lepas, dan jangan lupa untuk mengurus sertifikat pernah mengunjungi tugu ini, di dalamnya tertera nama dan kamu pengunjung ke berapa :)
Full Team #GoWestGoWeh

malam terakhir di Iboih diisi dengan games tebak tokoh, games ini idenya Titi yang terispirasi Oleg bule yang ikutan trip ke Tanjung Lesung. oke games dimulai semua sudah siap dengan tokoh masing-masing dengan hasil sebagai berikut'
Dhanu - Christian Bale
Ami   - Hillary Clinton
Destia - Captain America
Endah - Soekarno
Icha Ope - Saint Seiya
Tantri - Brad Pitt
Maya - Upin Ipin
Sisil - Sailormoon
dan terakhir yang akhirnya kalah dari games yaitu Titi - Rhoma Irama
dapat tantangan untuk diberantakin isi tasnya di waktu terakhir besok kami akan check-in :))

Jumat 16 November 2012
Jadwal kami hari ini adalah mengunjungi beberapa tempat dan berpindah menuju Sumur 3 nanti kami akan pindah penginapan di The Freddies. karena hari jumat maka ada larangan untuk melakukan kegiatan melaut kecuali setelah jam 2 siang.

kami mengunjungi Pantai Gapang, Anoi Itam, Gua Jepang dengan view dari atas itu bagus banget, tadinya kami mau kesebuah air terjun cuma karena jalan menuju air terjun kurang lebih 1km semua menolak untuk ada session tracking :))
di tengah perjalanan kami berhenti dan melihat pemandangan ini dari atas yaitu Pulau Seulako dan Pulau Klah,, terpana lhoo lihat birunyaa
penginapan The Freddies berhadapan depannya adalah Pantai Sumur 3, kembali tempat penginapan kami enak untuk leyeh2,, Sarapan pagi nya adalah masakan yang dibuat langsung oleh Freddies sang pemiliknya.

Sabtu 17 November 2012
Jadwal hari ini adalah kami akan menyebrang ke Aceh dan bermalam di kota Aceh, cuaca Sumur 3 menjelang siang kurang bersahabat, sempat hujan walaupun hanya sebentar.
pengalaman sebelumnya ketika menyebrang naik kapal cepat dengan kondisi yang penuh dan tidak dapat tempat duduk. untuk kali ini kami lebih ngotot datang dan antri dekat kapal, hasilnya semua dapat tempat duduk, tenang, bisa tidur :)

Kembali ke Aceh, satu malam kami akan menginap di Guesthouse kak Linda.
dimulai dengan wisata kuliner dari ayam tangkap, mie aceh (yang pedas buat lidah saya :)), martabak, dan yang juara kopi susu yang manisssssssnya luar biasa :)

Minggu 18 November 2012
hari terakhir di Aceh, untuk kepulangan kami terbagi menjadi 3 team
Endah dan Titi tetap menjadi Team Garuda
Saya, Dhanu dan Sisil - Team Lion
Maya, Icha, Ami, Tantri - Team Sriwijaya
yang jam penerbangannya berbeda semua.


menjelang pulang kami sempat mengunjungi Museum Tsunami, Kapal di atas rumah Lampulo dan PLTD Apung (lengkapnya nanti akan saya ceritain deh,,) tempat-tempat tersebut menjadi saksi sejarah terjadinya Tsunami Di Aceh.
masih banyak tempat yang belum dikunjungi di Aceh, jam 12.15 team Lion sudah siap terbang kembali ke Jakarta. bye Aceh


untuk Trip Aceh agak niat yaa kami buat kaos seragam tulisan depannya
Go West Go Weh dan belakangnya Travel Now.. Think Later 

kalo ada yang mau dan berminat bisa hubungi Ami @MeeZmee :))









Soundtrack Trip Aceh :)